Renungan Mahasiswa di Akhir Semester



Saya kira yang saya rasakan sama halnya dengan yang teman2 saya rasakan.
Penyakitnya mahasiswa semester akhir…..
Setelah lulus kira-kira saya mau kemana ya?  Apa yang mau saya lakukan?

Orang-orang menyebut saya MAHAsiswa, tetapi saya justru meragukan status saya sendiri.
( meh nyaingi sing gawe urip opo piye...kok nganggo istilah Maha )

saya sudah mengenyam pendidikan dari usia 3 tahun. Guru saya mengajari berbagai subjek keilmuwan sekaligus menuntut saya menguasai semuanya.
 Namun sayangnya saya bukan si jenius Einsten. 
Setelah kuliah dan mendapatkan pelajaran filsafat, saya baru mengetahui bahwa ilmu itu sebenarnya cuma ada satu, namun setelah munculnya tokoh Aristoteles, ilmu baru diklasifikasikan menjadi cabang-cabang ilmu, seperti biologi, sosiologi, dsb.

Tapi saya masih tetap tak jenius Einsten.
Dari obrolan ngalur ngidul dengan teman saya Yessi Astri yg katanya alay (hahahaha :P), saya menjadi semakin yakin, bahwa passion itu merupakan hal penting yang wajib kita miliki. Karena bekerja bukan hanya mengenai uang & gaji yang besar. 

Ga munafik bahwa di zaman sekarang ini ga bisa hidup tanpa uang.  Mau makan butuh uang, mau baju yang layak butuh, mau tinggal di tempat yang nyaman butuh uang. Seolah-olah ada agama baru dengan uang sebagai Tuhannya(auu’dzubillaahimindzalik….)
Saya pernah membaca sebuah buku rahasia orang sukses. Bahwa apa yang dia lakukan atas dasar motivasi materi sekaligus non materi. Namun apakah kita bisa mendapatkan dua hal ini sekaligus?

Dan saya cukup tercengang ketika ada seorang petani yang mengatakan begini, “Saya ini orang bukan orang berpendidikan. Yang bisa saya lakukan ya hanya bertani. Dengan bertani saya bisa ngasih makan keluarga saya, bisa ngajari petani-petani lain”
( Jadi inget omongannya Ust. Nawawi mengenai mendapatkan ilmu bisa dari siapa saja)

Dari petani ini saya bisa melihat sebuah konsistensi  terhadap apa yang dilakukan & selalu menebar manfaat bagi lingkungan sekitar.
Rasanya makjleb banget ketika orang menyebut saya MAHA tapi masih menjadi  ‘nothing’
Ya semoga setelah perenungan ini mempercepat jalan saya menjadi ‘something’
Bismillahirrahmanirrahim….


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kucing Peliharaan